tempat-wisata-aceh-paling-favorit

3 Tempat Wisata Aceh Paling Favorit

3 Tempat Wisata Aceh Paling Favorit. Tempat Wisata aceh sangat lengkap. Mulai dari wisata Alam, Wisata Keluarga, Wisata Anak, Air Terjun, hingga Danau dataran tinggi Ada di Aceh. Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang diberi status sebagai daerah istimewa dan juga diberi kewenangan otonomi khusus. Aceh terletak di ujung utara pulau Sumatra dan merupakan provinsi paling barat di Indonesia.

3 Tempat Wisata Aceh Paling Favorit

Aceh memiliki 13 etnis bangsa asli. Yang terbesar adalah etnis Aceh yang mendiami wilayah pesisir mulai dari Langsa di pesisir timur utara sampai dengan Trumon di pesisir barat selatan. Etnis lain nya adalah etnis Gayo, yang mendiami wilayah pegunungan di tengah Aceh.




Pada wilayah pesisir pantai suhu udara rata-rata 26,9 °C, suhu udara maksimum mencapai 32,5 °C dan minimum 22,9 °C. Antara bulan Maret sampai Agustus Aceh mengalami fase musim kemarau. Sementara musim hujan berlangsung antara bulan September hingga Februari.

 

Kuah Pliek U dan Mie Aceh, adalah makanan khas provinsi ini. Keduanya sama-sama kaya akan bumbu rempah. Kemungkinan ini pengaruh dari masakan India, yang memang banyak mewarnai makanan Aceh.

Transportasi menuju Aceh melalui jalur darat dapat dilakukan dengan kendaraan dari Medan. Kereta api belum ada di Aceh. Angkutan Udara menggunakan Bandara internasional Sultan Iskandar Muda. Untuk mencapai wilayah lain juga ada 8 bandara perintis.

1. Museum Tsunami

Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum di Banda Aceh yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004. Sekaligus pusat pendidikan bencana dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi.

Museum ini merupakan sebuah struktur empat lantai dengan luas 2.500 m² yang dinding lengkungnya ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi, untuk menciptakan kembali suasana dan kepanikan saat tsunami.

Dinding museum tempat wisata Aceh ini dihiasi gambar orang-orang menari Saman. sebuah makna simbolis terhadap kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh. Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut.




Di tempat wisata Aceh ini, ada sebuah ruang khusus untuk mengenang para korban yang tewas saat bencana tsunami tahun 2004 silam terjadi. Di ruang ini semua nama korban tewas diukir di dinding dan di bagian ujung atas dituliskan lafadz Allah. Ruang ini diberi nama Space of Sorrow atau Sumur Doa.

Alamat:  Jl. Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh
Tiket: 10.000
Jam Buka: 09.00-16.00

2. Masjid Raya Baiturrahman

Masjid ini berdiri pada tahun 1606-1636, tepatnya pada saat pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Masjid ini awalnya dibangun dengan tujuan untuk dijadikan sebagai pusat pengajaran ilmu agama yang ada di Nusantara.

Tempat wisata Aceh, berupa Masjid besar ini memiliki interior dan eksterior yang memiliki gaya Kesultanan Turki Ustamani yang sangat khas. Bangunan masjid ini didominasi dengan warna putih dengan kubah hitam yang berukuran besar dan terdapat 7 menara yang mengelilinginya.

Masjid ini mampu menampung hingga 1900 jamaah di dalamnya. Bagian luar dari masjid ini dihiasi dengan kolam serta air mancur yang ada di halaman masjid Baiturrahman ini. Tamannya yang dipenuhi rumput rumput berwarna hijau segar, membuat pemandangan masjid ini tampak begitu sejuk dan asri.

Karena keindahan yangmenawan ini, tak salah jika masjid tempat wisata Aceh ini masuk ke dalam 100 masjid yang terindah di dunia.

Masjid ini sudah mengalami renovasi hingga 5 kali serta beberapa perluasan area. Bahkan masjid ini sempat menjadi tempat perlindungan masyarakat Aceh saat bencana tsunami menyerang di tahun 2004.

Alamat: Jl. Moh. Jam No.1, Kp. Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh
Tiket: Gratis
Jam Buka: 24 Jam

3.Danau Laut Tawar

Danau Laut Tawar, itulah nama yang diberikan oleh suku asli Gayo buat danau seluas 5472 hektar ini. Tempat wisata Aceh berupa danau ini ibarat hamparan permadani berwarna. Mirip seperti sisa-sisa air laut yang terjebak di daratan saat terjadi badai besar ribuan tahun silam.




Selain duduk-duduk santai di tepi Danau Laut Tawar sambil menikmati secangkir Kopi Gayo yang legendaris, pengunjung bisa mengelilingi Danau Laut Tawar dengan naik perahu motor, atau memancing. Juga ada rental sepeda di sekitar danau.

Sambil menikmati gemericik suara air yang mendamaikan, pengunjung tempat wisata aceh ini bisa menikmati pemandangan sekitar Danau  berupa barisan pegunungan. Pegunungan yang berdiri kokoh itu ditumbuhi hutan yang cukup terpelihara dan belum dijamah oleh tangan manusia.

Danau Laut Tawar kini menjadi salah satu spot foto yang diincar banyak petualang, terutama petualang millennial. Spot foto yang fotogenik ini menjadi salah satu alasan kuat kenapa mereka banyak yang datang ke sini.

Salah satu sudut yang cukup indah dan sepertinya cocok untuk lini masa media sosial lo adalah dermaga kayu yang berwarna hitam di Danau Laut Tawar ini. Dermaga ini mempunyai beberapa ujung yang bisa lo pilih, jika ada perahu di ujungnya itu, lo bisa pinjam atau sewa kepada empunya.

Alamat: Takengon, Aceh Tengah, Aceh
Tiket: 5.000
jam Buka: 07.00-18.00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *