Flying Fox Outbound Cileunca Adventure memberikan kegiatan outbound yang diharapkan mampu Melatih mental keberanian kepribadian seseorang dan Membentuk karakter yang lebih realitis di perusahaan atau tempat kerja.


Permainan di ketinggian yang akan menguji Andrenalin/Keberanian anda dengan melintas Baja yang membentang di atas Danau/Sungai.

Wahana ekstrim yang satu ini memang banyak sekali peminatnya. Kalau kamu diajak ke tempat wisata, wahana apa dulu yang kamu mainkan? Kebanyakan orang pasti mencari flying fox terlebih dahulu untuk dimainkan, apalagi buat kamu yang gak takut ketinggian. Hampir semua tempat outbound pasti memiliki wahana flying fox. Ketinggian dari permainan ini juga berbeda-beda.

Flying Fox Cileunca Pangalengan

Flying fox memang diperuntukkan buat kamu yang suka pada tantangan. Kamu akan meluncur dari ketinggian tertentu melintasi tali yang cukup panjang. Sensasinya cukup bikin jantung kamu deg-degan.

Bagi yang sudah pernah bermain flying fox, pasti merasakan pengalaman luar biasa melayang diatas ketinggian dan meluncur cepat. Angin menerpa wajah, beberapa orang merasa jantung seperti mau copot dan berteriak saat meluncur. Dibalik sensasi tersebut, tahukah kamu dari mana asal mula flying fox?

Ternyata dahulu flying fox bukan lah permainan. Di pedalaman Australia, flying fox digunakan untuk mengantarkan makanan, barang-barang atau alat-alat lain dari tempat satu ke tempat lain yang posisinya berseberangan dan dipisahkan oleh sungai besar. Cara tersebut juga pernah digunakan pasukan Australia untuk mengirimkan makanan, surat dan amunisi di tengah kondisi peperangan.

Istilah Flying Fox ?

Flying = terbang, Fox = Rubah, maka secara literal artinya adalah rubah terbang. Dinamakan demikian mungkin wajah dari kalong ini berbentuk seperti rubah. Lalu mengapa permainan ini dinamakan persis seperti hewan ini? Mengapa tidak nama burung lain seperti elang, merpati, atau yang lainnya?

Kemungkinan hal ini karena “rubah” yang satu ini bisa terbang sebab memiliki sayap. Maka seperti halnya “rubah” ini, kita pun manusia bisa terbang jika diberi alat bantunya untuk terbang. Namun perlu diingat bahwa hal ini hanyalah kemungkinan, maka ini hanya opini sendiri karena belum menemukan keterkaitannya.

Sejarah Flying Fox

Flying Fox adalah istilah yang digunakan dalam Bahasa Inggris Australia dan Selandia Baru. Namun di negara ini, flying fox mengacu pada peralatan zip line profesional, sehingga skalanya lebih besar dari sekedar untuk permainan anak-anak.

Di masa lalu, di pedalaman Australia, permainan ini digunakan untuk mengantarkan makanan, rokok, atau alat-alat lainnya kepada orang-orang yang bekerja di sisi lain dari sebuah “hambatan” yang menjadi penghalang antara si pengirim dan si penerima, misalnya seperti sungai yang besar.

Di beberapa negara, istilah permainan adventure ini berbeda-beda, seperti zip line, Sypline, aerial runway, aeiral ropeslide, death slide, atau foefie slide, dengan bentuk yang berbeda-beda pula. Untuk itu, permainan flying fox di Indonesia berarti diadaptasi dari yang berada di Australia.

Harga Permainan Flying Fox Pangalengan

Flying Fox Untuk Permainan Outbound

Flying Fox adalah permainan tantangan ketinggian yang terdiri dari pulley digantungkan ke wire atau kabel baja, kemudian ketika akan meluncur lebih dulu peserta dilengkapi helm, alat pengaman tubuh (full harnets/seat harnes) yang di kaitkan dengan katrol/pulley dan kemudian meluncur mengikuti wire/sling baja.

Permainan ini dipercaya bisa melatih keberanian dan ketegasan dalam mengambil keputusan, karena sekalipun sudah menggunakan alat pengamanan yang optimal peserta akan bertarung dulu dengan rasa takutnya sebelum akhirnya memutuskan untuk melompat.

Dalam sebuah kegiatan outbound, khususnya outbound untuk anak-anak sepertinya tidak lengkap bila di dalam rangakaian kegiatan outbound tersebut tidak ada permainan lying fox.

Bahkan pengalaman kami selama bertahun-tahun memandu outbound bersama tim Cileunca Adventure pun kami banyak menemui salah kaprah dalam mengartikan permainan zip line, banyak orang menganggap kegiatan outbound itu adalah flying fox, jika tidak ada flying fox nya berarti itu bukan outbound, kata mereka. Hehe.. padahal tidak seperti itu.

Permainan ini termasuk dalam kategori Adventure High Impact, sehingga dibutuhkan peralatan yang memadai, safety yang memadai dan juga operator maupun instruktur yang mempunyai pengalaman yang cukup untuk memandu permainan flying fox ini, karena keselamatan dan kenyamanan peserta sangat penting di dalam permainan ini.

Peralatan Permainan Flying Fox

Peralatan yang dibutuhkan untuk permainan flying fox ini adalah,

  1. Wire / Sling Baja (berfungsi sebagai medan meluncurnya pulley)
  2. Pulley / Katrol ( berfungsi sebagai roda untuk meluncur diatas sling baja, terbuat dari Baja Galvanis yang kuat, anti karat dan tahan lama)
  3. Carabiner (berfungsi untuk mengaitkan dari pulley ke harness. Carabiner sangat berperan untuk sistem keselamatan)
  4. Seat Harness/ Full Harness (berfungsi sebagai alat pengaman yang di pasang pada tubuh)
  5. Helm (berfungsi untuk melindungi kepala peserta yang bermain flying fox)
  6. Sarung Tangan (berfungsi untuk melindungi tangan peserta saat berpegangan kuat)
  7. Talo Karmantel (berfungsi untuk alat sistem pengeraman)

Harga Permainan Flying Fox Pangalengan

Tujuan Permainan Flying Fox

Tujuan permainan flying fox ini sebetulnya bermacam-macam, tergantung permainan itu digunakan sekedar bersenang-senang yang biasanya dilakukan saat rekreasi. Atau permainan itu menjadi sebuah tantangan dalam kegiatan outbound ?

Jika permainan flyingfox sebagai etape tantangan dalam kegiatan outbound, maka banyak sekali makna positif dari pengalaman tersebut, di antaranya :

  1. Melatih peserta untuk cepat mengambil keputusan
  2. Melatih kepercayaan terhadap penugasan
  3. Melatih keberanian dan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri
  4. Merubah pola pikir / paradigma
  5. Memberi pengalaman baru pada peserta outbound

Hal – hal Yang Harus Diperhatikan Permainan Fliying Fox:

  1. Keamanan instalasi harus di perhatikan, jangan demi menekan pengeluaran saat pembuatan instalasi, kemudian mengabaikan segi keselamatan, asal membuat wahana tanpa di dukung perhitungan dan pengalaman yang cukup. Resikonya adalah nyawa jika terjadi kesalahan teknis.
  2. Kemanan peralatan musti jadi perhatian khusus, termasuk cara merawat secara berkala sling baja, berkarat atau tidak, masih layak atau sudah harus diganti, kemudian merawat pulley, carabiner dan alat pendukung lainya.
  3. Keahilan instruktur/operator ini khusus tidak cukup hanya karena punya pengalaman pecinta alam atau pernah naik gunung saja kemudian menyatakan diri bisa mengoperasikan flying fox, harus di dukung dengan pembelajaran bahkan lebih di utamakan mendapat sertifikasi dari lembaga terkait.

Peraturan dalam bermain Flying Fox

Bermain flying fox tidak hanya membutuhkan nyali atau keberanian tetapi juga kepatuhan pada setiap aturan yang berlaku. Mendapat predikat sebagai terpanjang dan tercepat di dunia, membuat Flying Fox  memiliki banyak peraturan yang harus ditaati. Seperti batasan minimal usia adalah 18 tahun, memiliki berat badan antara 35 – 120 kg, hingga pemberlakuan waktu operasional yang sangat ketat dan bergantung pada kondisi cuaca.

Secara umum, peraturan tersebut juga berlaku pada permainan flying fox di semua lokasi yang menyediakannya, yaitu peserta harus sehat jasmani dan rohani, serta tidak dalam kondisi hamil. Kepatuhan peserta terhadap setiap peraturan dan kecermatan instruktur yang memandu permainan menjadi hal yang terpenting, agar permainan dapat berjalan dengan baik dan aman, bahkan peserta pun dapat merasakan manfaat bermain flying fox.

Harga Permainan Flying Fox Pangalengan

Harga :
Rp. 20.000-30.000/orang di kawasan Cileunca Pangalengan

Klik disini untuk melihat harga paket outbound CIleunca Adventure >> Harga Paket


Kantor :
Jl.Terusan Situ Cileunca Pangalengan Bandung

Kontak :
cileunca.adventure99@gmail.com
087711711040




Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »